Sinjai Tengah_Desa Baru. Masyarakat Desa Baru, Kecamatan Sinjai Tengah, Kab. Sinjai Patungan Tambal Ruas Jalan Kabupaten (Banyira-sengkang) dan Ruas Jalan Tadi – Saotanre). Minggu, 07/06/26.

Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025. Efisiensi anggaran Bapak Presiden Prabowo utamanya digunakan untuk mendanai program prioritas pro-rakyat seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), memperkuat ketahanan pangan (irigasi dan pertanian), meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan, serta memperkuat permodalan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan BUMN. Anggaran pembangunan infrastruktur bukan tidak luput dari Bapak Presiden melainkan fokus pada pembangunan irigasi, sektor pertanian, dan program lain yang bersentuhan langsung dengan ketahanan nasional.
Efisiensi Anggaran berdampak langsung pada Pemerintah Propinsi, Kabupaten dan Pemerintah Desa, Tujuan mulia di balik kebijakan efisiensi anggaran yang digalakkan oleh Presiden Prabowo Subianto adalah untuk memaksimalkan penggunaan dana negara demi kesejahteraan rakyat secara langsung, bukan untuk mengurangi operasional pemerintah. Langkah strategis ini difokuskan pada penghematan dari pos-pos yang tidak esensial untuk dialihkan ke program-program prioritas, Seperti MBG, Koperasi Desa dan Kelurahan, Rumah Nelayan dan Sekolah Rakyat. (sumber: Kementrian sekretariat, Google).
Gotong royong adalah budaya kerja sama, tolong-menolong, dan bahu-membahu yang dilakukan secara sukarela tanpa pamrih antarindividu atau kelompok masyarakat. Gotong royong bukan sekadar aktivitas fisik, tapi juga materil, selain itu dapat menjadi cerminan dari identitas dan karakter di desa. Salah satu prakarsa gotong royong Andi Adi Jusmar, kami di dusun bongki, desa baru patungan dan bekerjasama untuk memperbaiki akses jalan poros Banyira-sengkang yang juga menghubungkan antar kecamatan Sinjai Tengah-Sinjai Selatan Desa Talle. Selain kami cor jalan tersebut kami juga telah timbun berapa titik yang sangat rawan. Kenapa kami lakukan ini karena jalannya sudah seperti kubangan jika musim hujan dan sudah beberapa kali membuat jatuh pengendara Khususnya roda dua. Untuk sementara kami tutup akses jalan utama tersebut dan yang mau kekantor Desa Baru, Dusun Banyira, Dusun Lopi, dan Dusun Bua Bisa memilih Jalur Alternatif di Ahok dan Jalan Kati-kati menuju lapangan Tabuttu tembus Kantor Desa Baru dan Dusun Banyira. Ungkapnya.
Arfan Jaya yang juga pelaku inisiator gotong royong ” tambal jalan” di Dusun Bua mengatakan bahwa kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan dan keselamatan akses transportasi warga, kami berharap perbaikan ini memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat desa serta menjaga budaya gotong royong tetap lestari. Kuncinya. Tim Website/Kim Desa Baru.







